Nona, di tempatku lahir dan dibesarkan
emas berlimpah, tembaga berserakan
kekayaan alam bisa kau ambil kapan saja
kau pasti menikmatinya nona
sekarang sudah tidak sama nona
para elit rakus mulai menggerogoti
merebut dan mengambil tanpa ampun
pemilik sah menjadi tak berdaya
lalu mereka diadu domba dengan sesama
mereka jahat, nona
mereka kejam, nona
rasa kemanusiaan mereka telah habis tergerus
ibarat menambang, mereka tidak sadar telah menambang rasa kemanusiaan sendiri
Nona
Ibarat ayam, kami mati di lumbung padi
kami tidur di atas emas, tapi bukan kami yang punya
kami berenang di atas minyak, tapi bukan kami yang punya
kami terus dihisap
kami terus diperas
kami terus diinjak
kami terus ditindas
begitulah getirnya nona
ketika pengusaha dan penguasa sudah bersekongkol
bahkan sisa duri ikan di atas meja, masih mereka makan!
kita harus melawan nona!
@fahmieljor
Yogyakarta, 29 April 2019
Tidak ada komentar:
Posting Komentar